09 Oktober 2007

DAYA IMAGINASI

Imaginasi mencakupi penglihatan fikiran, suara, rasa, sentuhan dan sensasi lain tubuh. Kita dapat menciptakan alam lain di dalam kepala kita ketika kita menggunakannya. Hal ini terjadi kerana otak manusia adalah jaringan saraf terkompleks di dunia dan yang memiliki ragam kemampuan yang luar biasa. Diantaranya ialah.... daya imaginasi.
Kanak-kanak adalah makhluk yang gemar, terbiasa atau fitrah ( ilmu dari tuhan ) berfikir dengan menggunakan imaginasi. Mereka menggunakan imaginasi, jauh sebelum mereka memiliki kemampuan berbahasa. Sebuah dunia imaginasi, tidak berkompromi dengan kata-kata...

Ketika bahasa ( kata-kata @ verbal ) menguasai mata fikiran, salah satu kesan yang akan kita tanggung adalah kita hanya mampu "melihat" sebahagian kecil apa yang terlintas didepan mata kita. Sehinggakan ketika kita melihat, mendengar, merasakan dan mencium... apa yang kita fikirkan adalah sekadar memenuhi perintah otak tanpa sensasi yang sebenar.

Ketika kita mengolah imaginasi dan visualisasi di mata fikiran kita, kita menggunakan bahagian-bahagian otak non-verbal. Akan tetapi, ketika kita berbicara atau berfikir dengan kata-kata, bolehlah dikatakan bahwa kita telah merampas kekuatan mata fikiran ini.

Para ahli saraf telah menemukan cara kerja mata fikiran di dalam otak dan menentukan bahagian belahan mana yang berfungsi ketika berlakunya aktiviti fikiran dan ingatan. Penelitian tersebut mengungkap bahwa belahan otak kanan hanya dapat '"melihat" sesuatu tetapi tidak dapat "mengatakannya". Sebagai misalnya :

Kita mungkin mahir dalam memvisualisasikan warna rumah kita, tetapi kita buruk dalam menyatakan fikiran kita dalam bahasa verbal tentang apakah sofa yang ada di salah satu sudut ruangan itu benar-benar sudah sesuai untuk diletakkan disana..

" Semakin baik daya imaginasi, biasanya semakin baik dalam mengingati mimpi, melakukan hipnotis dan mengolah kreativiti berfikir. " - Ian Robertson, pakar neuropsikologi.

Latihlah berimaginasi walau dimana kita berada. Kita dapat bervisualisasi dengan lebih gembira, dari saat kita berada di klinik gigi hatta terjebak di dalam kesesakkan lalu-lintas sekali pun..






Luth.